Tips 9 Cara Agar Anak Aman Dari Bahaya Listrik

Hal yang paling berbahaya dan sering disentuh oleh anak-anak adalah stop kontak, kabel dan colokan. Oleh karena itu, jauhkan anak Anda dari hal-hal tersebut. Cabut semua kabel yang tidak terpakai dan tutup stop kontak dengan pelindung plastik.

Ada beberapa aturan untuk anak agar terhindar dari bahaya listrik yang terjangkau di rumah. Aliran listrik yang bebas, bisa menjadi sebab kebakaran di rumah. Simaklah aturan keamanan yang wajib Anda ketahui agar si kecil dan Anda sendiri terhindar dari bahaya listrik :

1. Jangan cabut kabelnya

Jangan cabut sesuatu dengan memegang kabelnya. Ambillah bagian kepala steker untuk melepasnya dari stop kontak. Jangan lupa memeriksa setiap kabel. Jika terdapat kabel yang robek gantilah secepatnya. Jangan biarkan anak mencabut dan mencolokan barang elektronik tanpa pengawasan Anda.

2. Hindari air

Jangan letakkan alat rumah tangga elektronik di daerah yang basah atau rawan basah. Air dapat menimbulkan korsleting listrik. Bila terjadi kebakaran, jangan mencoba memadamkan api dengan air tanpa memadamkan pusat aliran listrik.

Jangan pernah menyentuh peralatan atau barang elektronik dengan tangan yang basah. Hal tersebut menjauhkan Anda dari setruman. Jangan pula izinkan anak untuk berenang saat turun hujan disertai petir.

3. Padamkan aliran listrik

Jika ingin mengganti bola lampu yang mati, pastikan aliran listrik sudah padam. Gunakanlah sarung tangan atau lap kering agar terhindar dari kontak langsung dengan stop kontak.

4. Waspadai kabel listrik

Anak suka sekali memanjat pohon. Periksa pohon tersebut apakah ada kabel listrik di sekitarnya. Jika anak bermain dengan tongkat, berikanlah arahan agar menghindari tempat-tempat yang memiliki kabel listrik yang terjangkau oleh tongkat tersebut. Listrik bisa mengalir melalui benda yang dapat mengaliri listrik.

Jika Anda menemukan sebuah kabel listrik terjatuh, jangan menyentuh apa pun yang terkena kabel tersebut. Beritahukan masalah tersebut secepatnya ke pihak yang berwenang agar tidak membahayakan siapapun.

5. Gunakan penutup stop kontak

Stop kontak yang terletak di lantai dapat dijangkau anak. Pasangkanlah penutup pada stop kontak tersebut. Beritahu anak akan bahaya memegang stop kontak langsung agar ia tidak bermain dengan stop kontak.

6. Permainan yang aman

Anak kecil mana yang tidak suka bermain layang-layang? Tapi jangan biarkan anak bermain layang-layang di daerah yang penuh dengan kabel listrik. Ajaklah anak memainkan permainan tersebut di tempat yang lebih aman, seperti di pantai atau di lapangan terbuka.

7. Gunakan sesuai pemakaian

Pastikan Anda mencabut peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik saat tidak digunakan. Walaupun dayanya kecil, pemanggang roti, blender atau setrika dapat memicu korslet. Sembunyikan stop kontak alat-alat itu agar tidak terlihat anak Anda. Misalnya menyembunyikannya di balik lemari es atau dispenser.

8. Keamanan di kamar mandi

Biasanya terdapat stop kontak di kamar mandi. Hal tersebut dapat memudahkan Anda menggunakan pengering rambut atau barang elektronik lainnya. Taruhlah barang elektronik tersebut ke dalam laci setelah digunakan. Pastikan barang elektronik tersebut kering dan aman dari air. Berhati-hatilah untuk tidak meninggalkan anak Anda sendirian di kamar mandi.

9. Memberikan informasi.

Jangan lupa untuk selalu memberikan pelajaran dan informasi kepada Anak tentang penggunaan peralatan listrik agar aman.

Memberikan Informasi sebanyak-banyaknya kepada anak, dengan memberikan informasi berupa keterangan dan pembelajaran kepada anak. Unutk selalu berhati-hati terhadap bahaya lsitrik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s